Jakarta, 3 September 2026 – Marc Klok dan Beckham Putra Nugraha menorehkan catatan istimewa bersama Persib Bandung setelah menyamai rekor Dedi Kusnandar sebagai pemain dengan penampilan terbanyak untuk Maung Bandung di kompetisi antarklub Asia. Ketiganya kini sama-sama mengoleksi 14 penampilan bersama Persib di panggung kontinental. Klok dan Beckham mencapai angka tersebut setelah diturunkan ketika Persib menghadapi Manila Digger FC pada babak pendahuluan AFC Champions League Two 2026–2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin, 31 Agustus 2026. Persib memenangkan pertandingan tersebut dengan skor tipis 1-0 berkat gol Mariano Peralta pada menit ke-89. Hasil itu sekaligus membawa Maung Bandung memastikan tempat di fase grup ACL Two musim ini. Catatan tersebut semakin istimewa karena Klok dan Beckham masih memiliki peluang besar melewati rekor Dedi apabila kembali dimainkan pada pertandingan Asia berikutnya.
1. Beckham Putra Nugraha – 14 Penampilan
Beckham Putra menjadi salah satu pemain yang kini berada di posisi teratas daftar penampilan Persib dalam kompetisi Asia. Pemain jebolan akademi Maung Bandung tersebut mengoleksi lima penampilan ketika Persib menjalani ACL Two 2024–2025 dan delapan pertandingan pada musim 2025–2026. Satu penampilan tambahan diperolehnya saat menghadapi Manila Digger sehingga koleksinya mencapai 14 pertandingan. Dalam laga tersebut, Beckham tidak dimainkan sejak menit pertama dan baru masuk pada menit ke-77 menggantikan Ragnar Oratmangoen. Kepercayaan yang terus diperolehnya menunjukkan perkembangan penting pemain kelahiran Bandung tersebut dalam skuad Persib. Usianya yang masih berada dalam periode produktif juga membuat Beckham berpeluang memperpanjang catatan itu cukup jauh. Apabila terus menjadi bagian utama skuad, dirinya berpotensi berdiri sendirian sebagai pemegang rekor Persib di Asia pada masa mendatang.
2. Dedi Kusnandar – 14 Penampilan
Dedi Kusnandar sebelumnya memegang rekor tersebut seorang diri dengan koleksi 14 pertandingan. Gelandang yang akrab disapa Dado itu membangun catatannya dalam dua periode berbeda bersama Persib. Delapan penampilan diperolehnya ketika Maung Bandung mengikuti AFC Cup 2015, sedangkan enam pertandingan lainnya tercipta pada ACL Two 2024–2025. Kesempatan Dedi menambah jumlah pertandingan kemudian terhenti ketika dirinya menjalani masa peminjaman bersama Bhayangkara FC sehingga tidak memperkuat Persib dalam ACL Two 2025–2026. Menariknya, Dedi sebenarnya masuk daftar pemain ketika Persib menghadapi Manila Digger pada akhir Agustus lalu. Namun, pelatih Igor Tolic tidak menurunkannya hingga pertandingan selesai sehingga catatannya tetap berada di angka 14.
3. Marc Klok – 14 Penampilan
Marc Klok menyamai rekor Dedi setelah kembali mendapatkan kepercayaan tampil sejak menit pertama menghadapi Manila Digger. Kapten Persib tersebut menjadi salah satu figur penting dalam perjalanan Maung Bandung di kompetisi Asia selama beberapa musim terakhir. Klok sebelumnya mencatat enam penampilan dalam ACL Two 2024–2025 kemudian menambah tujuh pertandingan pada edisi 2025–2026. Pertandingan menghadapi Manila Digger menjadi penampilan ke-14 sekaligus menempatkannya sejajar dengan Beckham dan Dedi. Berbeda dengan Beckham yang masuk sebagai pemain pengganti, Klok tampil sejak awal dalam pertandingan yang menentukan tiket Persib menuju fase grup tersebut. Perannya sebagai pengatur permainan sekaligus pemimpin di lapangan membuat peluangnya mendapatkan menit bermain pada fase grup tetap besar. Jika dimainkan pada pertandingan Asia berikutnya, Klok dapat langsung melewati angka 14 yang selama ini menjadi batas tertinggi.
4. Adam Alis Setyano – 13 Penampilan
Tidak jauh di belakang tiga pemain tersebut terdapat Adam Alis Setyano yang telah mengumpulkan 13 penampilan bersama Persib di kompetisi Asia. Catatan itu membuat Adam hanya membutuhkan satu pertandingan lagi untuk menyamai Klok, Beckham, dan Dedi. Keberadaannya dalam skuad Persib musim 2026–2027 membuat persaingan menuju posisi teratas semakin menarik. Adam memiliki karakter sebagai gelandang yang dapat memainkan beberapa peran sehingga memberikan fleksibilitas bagi tim pelatih. Apabila mendapatkan kesempatan secara reguler dalam fase grup ACL Two, jumlah penampilannya dapat bertambah dengan cepat. Situasi tersebut membuat rekor penampilan Persib di Asia berpotensi berubah beberapa kali sepanjang musim. Tidak tertutup kemungkinan empat pemain sekaligus nantinya menembus angka 14 atau lebih.
5. Patricio Matricardi – 10 Penampilan
Patricio Matricardi menempati kelompok berikutnya dengan koleksi 10 penampilan di kompetisi Asia bersama Persib. Bek asal Argentina tersebut menjadi salah satu pemain asing yang mendapatkan cukup banyak kesempatan ketika Maung Bandung menghadapi lawan-lawan dari luar Indonesia. Sebagai pemain bertahan, Matricardi memiliki tanggung jawab menjaga organisasi lini belakang ketika Persib menghadapi tim dengan karakter serangan berbeda dari kompetisi domestik. Sepuluh penampilan membuatnya berada di bawah Adam Alis dalam daftar tersebut, tetapi catatannya tetap tergolong menonjol. Kesempatan menambah jumlah pertandingan masih tersedia apabila dirinya tetap menjadi pilihan dalam perjalanan Persib di ACL Two 2026–2027. Kompetisi fase grup memberikan beberapa pertandingan tambahan yang dapat mengubah urutan daftar ini. Konsistensi mendapatkan tempat menjadi faktor utama bagi Matricardi untuk mendekati kelompok teratas.
6. Teja Paku Alam – 10 Penampilan
Teja Paku Alam melengkapi enam besar dengan jumlah yang sama seperti Matricardi, yakni 10 penampilan. Posisi penjaga gawang membuat pencapaiannya cukup menarik karena kesempatan tampil sangat bergantung pada pilihan utama pelatih di bawah mistar. Teja telah menjadi bagian dari perjalanan Persib dalam menghadapi berbagai pertandingan penting, termasuk ketika klub tampil membawa nama Indonesia di level Asia. Persaingan pada posisi penjaga gawang akan menentukan apakah koleksinya dapat bertambah pada musim ini. Jika kembali menjadi pilihan, Teja memiliki kesempatan mendekati Adam Alis dan tiga pemain yang kini berbagi rekor tertinggi. Catatan 10 pertandingan sekaligus membuatnya menjadi satu-satunya penjaga gawang dalam enam besar daftar tersebut.
Persaingan memperebutkan rekor penampilan terbanyak Persib di Asia kini menjadi semakin terbuka setelah keberhasilan Maung Bandung lolos ke fase grup ACL Two 2026–2027. Marc Klok dan Beckham Putra berada dalam posisi paling menarik karena keduanya baru saja menyentuh angka 14 dan masih menjadi bagian penting dari skuad. Dedi Kusnandar juga belum sepenuhnya kehilangan kesempatan karena masih berada dalam daftar pemain Persib dan dapat kembali dimainkan. Sementara Adam Alis hanya tertinggal satu pertandingan dari tiga pemain teratas. Kondisi tersebut membuat satu pertandingan saja dapat langsung mengubah susunan pemegang rekor. Perjalanan Persib di fase grup pun bukan hanya menjadi perjuangan mengejar prestasi klub, tetapi juga membuka kesempatan lahirnya sejumlah catatan individu baru.
Kemenangan atas Manila Digger menjadi titik penting dalam perubahan daftar tersebut. Selain membawa Persib menuju fase grup, pertandingan itu membuat Klok dan Beckham akhirnya mengejar rekor yang sebelumnya dikuasai Dedi. Persib kini memiliki tiga pemain dengan masing-masing 14 penampilan, disusul Adam Alis dengan 13 pertandingan serta Patricio Matricardi dan Teja Paku Alam dengan masing-masing 10 laga. Jumlah tersebut masih sangat mungkin bertambah sepanjang perjalanan ACL Two musim ini. Bagi Persib, semakin banyak pemain dengan pengalaman di kompetisi Asia juga menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan pertandingan internasional. Maung Bandung kini memiliki kesempatan bukan hanya memperpanjang perjalanan di Asia, tetapi juga membangun generasi pemain dengan pengalaman kontinental yang semakin matang.