Jakarta, 10 September 2026 – Wakil Argentina Alina Luz Akselrad menjadi salah satu peserta yang paling mencuri perhatian dalam malam final Miss World 2026 di Nha Trang, Vietnam, setelah tampil mengenakan gaun unik yang didedikasikan untuk perjalanan karier Lionel Messi. Busana tersebut tidak sekadar menggunakan warna khas Argentina, tetapi menjadikan berbagai fase kehidupan sang megabintang sepak bola sebagai bagian utama dari desain. Foto-foto Messi ditempatkan pada bagian rok besar sehingga membentuk semacam perjalanan visual dari masa kecil hingga mencapai puncak karier bersama tim nasional Argentina. Penampilan tersebut membuat gaun Akselrad dengan cepat menjadi perbincangan di media dan media sosial. Perpaduan antara dunia kecantikan, mode dan sepak bola membuat busana itu menjadi salah satu tampilan paling mudah dikenali dalam kompetisi tahun ini.
Gaun tersebut merupakan karya desainer Aurelio Martínez, perancang asal Venezuela yang telah menetap dan berkarya di Argentina selama sekitar 13 tahun. Martínez sebelumnya telah bekerja bersama Akselrad sejak perempuan asal Córdoba tersebut menjalani persiapan menuju Miss World. Dalam periode Januari hingga keberangkatan ke Vietnam, keduanya mengembangkan sejumlah busana untuk berbagai agenda kompetisi. Namun, gaun bertema Messi menjadi proyek yang berbeda karena harus menggabungkan unsur haute couture dengan identitas sepak bola Argentina. Tantangan semakin besar karena waktu pengerjaannya relatif singkat menjelang keberangkatan Akselrad.
Ide awal busana muncul sekitar dua pekan sebelum keberangkatan menuju Vietnam. Keluarga Akselrad menginginkan tampilan yang mengambil inspirasi dari sosok perempuan klasik atau bangsawan masa lalu, tetapi tetap membawa cerita kuat mengenai Argentina. Martínez kemudian mengembangkan konsep tersebut dengan memasukkan perjalanan Lionel Messi sebagai narasi utama pada bagian rok. Ia sempat mempertimbangkan beratnya pengerjaan karena waktu yang terbatas dan kesempatan melakukan fitting hanya sedikit. Namun, proyek tersebut akhirnya dilanjutkan hingga menjadi salah satu gaun paling mencolok yang dikenakan Akselrad sepanjang Miss World 2026.
Secara visual, gaun menggunakan kombinasi warna biru muda, putih dan emas yang langsung mengingatkan pada identitas Argentina. Bagian atas dibuat menyerupai struktur korset dengan garis vertikal biru muda dan putih, sementara detail emas memberikan sentuhan glamor khas busana kompetisi kecantikan internasional. Siluet bagian bawah berubah drastis melalui rok lingkaran berukuran besar yang menjadi kanvas utama cerita Messi. Ketika rok terbentang, berbagai gambar sang pesepak bola terlihat seperti kolase fotografi raksasa. Desain tersebut membuat gaun tetap dapat dikenali sebagai busana gala meskipun membawa unsur budaya populer yang sangat kuat.
Foto-foto pada rok menggambarkan perjalanan Messi dari masa mudanya hingga berkembang menjadi salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola. Beberapa bagian merepresentasikan masa ketika Messi masih kecil, perjalanan awalnya sebagai pemain, perkembangan karier profesional hingga keberhasilannya bersama tim nasional Argentina. Salah satu titik penting yang menjadi bagian dari narasi tersebut adalah keberhasilan membawa Argentina menjuarai Piala Dunia Qatar 2022. Perjalanan panjang itu membuat rok berfungsi layaknya album foto yang bergerak mengikuti langkah Akselrad. Pendekatan tersebut menjadi cara berbeda untuk mengabadikan perjalanan seorang atlet melalui medium fashion.
Martínez ingin desain tersebut tidak berhenti sebagai pakaian yang menempelkan wajah seorang pesepak bola terkenal. Ia melihat adanya benang merah antara Messi dan Akselrad sebagai dua figur yang dianggap mampu memberikan inspirasi dari bidang berbeda. Messi mewakili ketekunan, perjalanan panjang dan pencapaian dalam olahraga, sementara Akselrad membawa perjalanan serta kegiatan sosialnya melalui panggung kecantikan. Konsep inspirasi tersebut kemudian diterjemahkan menjadi pakaian yang menggabungkan dua dunia berbeda. Hasilnya adalah gaun yang mempunyai fungsi visual sekaligus membawa pesan mengenai identitas Argentina.
Pembuatan gaun juga melibatkan sejumlah pihak selain Martínez. Desain grafis untuk bagian rok dikerjakan bersama Iván Villanueva, sedangkan proses pencetakan gambar melibatkan VmGrafic BA. Penempatan foto harus disusun agar tetap terlihat jelas ketika kain dibentuk menjadi rok berdiameter besar. Komposisi gambar juga perlu mempertimbangkan bagaimana gaun terlihat ketika dikenakan dan bergerak di atas panggung. Proses tersebut membuat pengerjaan tidak hanya berkaitan dengan teknik menjahit, tetapi juga desain grafis dan pencetakan tekstil.
Penampilan Akselrad dengan gaun Messi berlangsung dalam presentasi regional Amerika dan Karibia pada malam final Miss World 2026, Sabtu, 5 September. Ajang tersebut diselenggarakan di Nha Trang dan mempertemukan 111 peserta dari berbagai negara. Saat Akselrad memasuki panggung, rok besar dengan deretan foto Messi langsung menjadi elemen yang paling menonjol. Warna biru muda dan putih membuat identitas Argentina dapat dikenali bahkan sebelum detail foto terlihat dari dekat. Rekaman penampilannya kemudian menyebar luas dan membuat gaun tersebut mendapatkan perhatian jauh melampaui penonton kompetisi kecantikan.
Akselrad sendiri berhasil menembus jajaran 20 besar Miss World 2026. Ia juga masuk lima besar kawasan Amerika dan Karibia serta mencatat pencapaian dalam sejumlah kategori kompetisi lainnya. Meski tidak membawa pulang mahkota utama, penampilannya meninggalkan salah satu momen fashion yang paling banyak dibicarakan dari penyelenggaraan tahun ini. Gelar Miss World 2026 akhirnya diraih wakil Republik Dominika, Joheirry Mola. Elisabeth Reynés dari Spanyol dan Taanusiya Chetty dari Malaysia turut menempati jajaran teratas kompetisi.
Hubungan Akselrad dengan simbol sepak bola Argentina sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Ketika mengikuti kompetisi internasional sebelumnya, ia pernah mengenakan kostum yang terinspirasi Diego Armando Maradona. Penampilan tersebut menggunakan berbagai elemen yang merujuk kepada legenda Argentina dan kecintaan masyarakat terhadap sepak bola. Beberapa tahun kemudian, Akselrad kembali membawa sepak bola ke panggung internasional, tetapi kali ini melalui figur Messi. Perbedaan utamanya terletak pada pendekatan desain yang dibuat lebih menyerupai gaun gala dengan narasi perjalanan karier.
Pilihan Messi mempunyai makna kuat karena sepak bola telah lama menjadi bagian penting dari identitas budaya Argentina. Kesuksesan sang pemain bersama Barcelona dan tim nasional membuat namanya dikenal jauh melampaui lingkungan olahraga. Puncaknya terjadi ketika Messi memimpin Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 setelah sebelumnya memenangkan Copa América 2021. Perjalanan yang sempat dipenuhi kegagalan di sejumlah final sebelum akhirnya meraih gelar terbesar menjadi salah satu alasan kisahnya sering dipandang inspiratif. Gaun Akselrad mencoba menerjemahkan perjalanan tersebut melalui rangkaian gambar, bukan melalui replika seragam sepak bola.
Di sisi lain, Akselrad datang ke Miss World dengan latar belakang yang tidak hanya berhubungan dengan dunia modeling. Perempuan Argentina tersebut dikenal sebagai komunikator, aktris, penulis dan pelatih berbicara di depan publik. Ia juga membawa proyek sosial dalam program Beauty with a Purpose yang berfokus pada pengubahan mainan berbentuk senjata menjadi furnitur untuk rumah sakit anak di Córdoba. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan Miss World yang menempatkan proyek sosial sebagai salah satu unsur utama penilaian. Dengan demikian, gaun Messi menjadi salah satu sisi dari keseluruhan perjalanan Akselrad selama berada di Vietnam.
Penampilan tersebut pada akhirnya memperlihatkan bagaimana fashion dapat digunakan untuk menceritakan perjalanan seorang tokoh sekaligus memperkenalkan identitas sebuah negara. Aurelio Martínez menggabungkan estetika perempuan klasik, warna nasional Argentina dan dokumentasi perjalanan Messi menjadi satu busana panggung. Akselrad kemudian membawa karya itu ke hadapan penonton internasional dalam salah satu kompetisi kecantikan terbesar dunia. Meski mahkota Miss World 2026 tidak dibawa pulang ke Argentina, gaun tersebut berhasil menciptakan momen tersendiri yang mempertemukan mode dengan sejarah sepak bola. Dari masa kecil Messi hingga keberhasilannya mengangkat trofi dunia, seluruh perjalanan itu seolah dibentangkan kembali melalui sebuah rok di panggung Miss World 2026.