Jakarta, 12 Mei 2026 – Menteri Sosial Saifullah Yusuf meminta Pemerintah Kota Bandar Lampung segera membentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) serta memperkuat proses verifikasi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sekaligus memastikan bantuan sosial tepat sasaran.
Menurut Wamensos, keberadaan KSB sangat dibutuhkan untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di tingkat lokal. Dengan adanya kelompok siaga berbasis masyarakat, proses penanganan darurat dan distribusi bantuan diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan terkoordinasi.
Selain itu, pemerintah daerah juga diminta melakukan verifikasi dan pembaruan data sosial secara berkala agar program bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Akurasi data dinilai menjadi faktor penting dalam efektivitas penyaluran bantuan sosial pemerintah.
DTSEN sendiri merupakan basis data sosial ekonomi yang digunakan pemerintah untuk mendukung berbagai program kesejahteraan masyarakat, termasuk bantuan sosial, perlindungan sosial, dan penanggulangan kemiskinan.
Wamensos menegaskan data yang tidak akurat dapat menyebabkan bantuan salah sasaran atau justru tidak diterima masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, pemerintah daerah diminta aktif melakukan pendataan dan validasi di lapangan.
Pengamat kebijakan sosial menilai sinergi antara kesiapsiagaan bencana dan akurasi data sosial menjadi hal penting, terutama di daerah yang memiliki risiko bencana cukup tinggi dan tingkat kebutuhan bantuan sosial yang besar.
Selain pembentukan KSB, pemerintah daerah juga didorong meningkatkan edukasi masyarakat terkait mitigasi bencana dan pentingnya partisipasi warga dalam menjaga kesiapan lingkungan menghadapi kondisi darurat.
Pemerintah berharap langkah percepatan pembentukan KSB dan verifikasi DTSEN di Bandar Lampung dapat memperkuat perlindungan sosial masyarakat sekaligus meningkatkan efektivitas penanganan bencana dan bantuan sosial di daerah tersebut.