Mahalini Buka Suara soal Hapus Threads, Akui Tak Nyaman dengan Konten Negatif

Jakarta, 6 September 2026 – Mahalini Raharja akhirnya memberikan klarifikasi setelah keputusannya menghapus akun Threads menjadi perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Melalui unggahan Instagram Story, penyanyi tersebut menjelaskan bahwa keputusannya bukan semata-mata dipicu komentar negatif yang belakangan diarahkan kepadanya. Mahalini mengungkapkan dirinya memang sudah sangat lama tidak aktif menggunakan Threads dan memperkirakan terakhir benar-benar memakai platform tersebut sekitar 2023. Karena sudah tidak merasa membutuhkan akun itu, ia memilih menghapusnya sekaligus menjauh dari lingkungan media sosial yang menurut pandangannya dipenuhi berbagai pembicaraan negatif. Mahalini juga meminta publik tidak terlalu mempermasalahkan keputusannya tersebut. Klarifikasi itu sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang muncul setelah akun Threads miliknya diketahui tidak lagi dapat ditemukan.

Keputusan Mahalini sebelumnya ramai dikaitkan dengan respons warganet terhadap unggahan bertuliskan “Princess Nana” yang muncul pada 2 September 2026. Dalam unggahan tersebut, Mahalini membagikan sejumlah foto dari momen bersama keluarganya, tetapi sebagian pengguna Threads justru mempermasalahkan komposisi foto yang ditampilkan. Sejumlah komentar mempertanyakan mengapa foto Mahalini terlihat lebih banyak dibandingkan potret sang anak meskipun keterangan unggahannya merujuk pada “Princess Nana”. Perdebatan kemudian berkembang dan memunculkan komentar yang mendukung maupun mengkritik Mahalini. Tidak sedikit warganet yang membela penyanyi tersebut dengan menilai setiap pemilik akun berhak menentukan foto apa yang ingin dibagikan melalui media sosialnya sendiri. Setelah perdebatan itu mencuat, akun Threads Mahalini kemudian diketahui tidak lagi ditemukan sehingga muncul dugaan bahwa ia menghapusnya akibat hujatan.

Namun, Mahalini menegaskan bahwa dirinya sudah tidak menggunakan Threads secara aktif selama beberapa tahun terakhir. Ia bahkan mengaku lupa secara pasti kapan terakhir kali benar-benar aktif dan hanya memperkirakan sudah meninggalkan platform tersebut sejak sekitar 2023. Selama ini, apabila terlihat terdapat pembaruan di Threads, menurut Mahalini hal tersebut dapat terjadi karena unggahan Instagram miliknya masih terhubung secara otomatis dengan platform tersebut. Ia bahkan mengaku tidak menyadari bahwa koneksi antara kedua akun itu masih berjalan. Penjelasan tersebut menjadi bagian penting dari klarifikasinya karena memperlihatkan bahwa aktivitas yang terlihat di Threads tidak selalu berarti dirinya sengaja membuka dan menggunakan platform itu. Dengan kondisi tersebut, penghapusan akun menurut Mahalini merupakan keputusan yang wajar karena platform tersebut memang sudah lama tidak menjadi ruang media sosial yang aktif digunakannya.

Selain faktor ketidakaktifan, Mahalini secara terbuka menyinggung suasana Threads yang menurut penilaiannya cukup “toxic”. Ia mengatakan banyak pembicaraan di platform tersebut yang dinilainya berisi gosip tidak jelas, percakapan negatif, hingga pembahasan yang menyudutkan orang lain. Menariknya, Mahalini mengaku mengetahui berbagai percakapan semacam itu bukan karena aktif membuka Threads, melainkan karena sejumlah kontennya kemudian muncul kembali melalui TikTok. Kondisi tersebut semakin membuatnya merasa tidak memiliki alasan untuk mempertahankan akun yang memang sudah jarang digunakan. Daripada tetap berada di sebuah platform yang tidak membuatnya nyaman, ia memilih menghindarinya selama memang tidak aktif di sana. Pernyataan tersebut memperjelas bahwa pandangannya terhadap atmosfer percakapan di Threads turut menjadi pertimbangan dalam keputusan menghapus akun.

Klarifikasi Mahalini sekaligus meluruskan anggapan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya merupakan reaksi spontan terhadap kritik mengenai unggahan “Princess Nana”. Sebelum Mahalini memberikan penjelasan, hubungan antara dua peristiwa tersebut memang menjadi spekulasi karena terjadi dalam waktu berdekatan. Unggahan “Princess Nana” muncul pada 2 September, kemudian kabar mengenai hilangnya akun Threads Mahalini mulai ramai diperbincangkan sehari setelahnya. Kedekatan waktu tersebut membuat sebagian pengguna media sosial menyimpulkan bahwa komentar negatif menjadi penyebab utama penghapusan akun. Akan tetapi, pada saat spekulasi tersebut pertama kali berkembang belum terdapat pernyataan langsung dari Mahalini yang memastikan alasannya. Klarifikasi terbarunya kemudian memberikan konteks bahwa ketidakaktifan selama bertahun-tahun dan ketidaknyamanan terhadap karakter percakapan di platform tersebut menjadi alasan yang ia sampaikan sendiri.

Sorotan terhadap Mahalini dalam beberapa waktu terakhir juga tidak hanya berkaitan dengan unggahan keluarga tersebut. Namanya sebelumnya ikut menjadi pembicaraan setelah merilis versinya sendiri dari lagu “Percuma” pada 28 Agustus 2026. Lagu ciptaan Mahalini tersebut sebelumnya telah lebih dahulu dibawakan Anggis Devaki dan Betrand Peto dan dirilis pada Juni 2025. Kemunculan versi Mahalini kemudian menimbulkan diskusi di kalangan warganet mengenai persoalan karya, hak pencipta, dan etika di industri musik. Perdebatan tersebut membuat aktivitas media sosial Mahalini semakin mendapatkan perhatian publik, bahkan ketika unggahannya tidak secara langsung berhubungan dengan karya musik. Situasi itu menjadi latar yang membuat kabar hilangnya akun Threads miliknya dengan cepat berkembang menjadi perbincangan yang lebih luas.

Di tengah perdebatan tersebut, Mahalini memilih memberikan penjelasan dengan nada santai melalui media sosial yang masih digunakannya. Ia meminta pengikutnya untuk tetap tenang dan tidak menganggap penghapusan Threads sebagai persoalan yang terlalu besar. Sikap tersebut memperlihatkan bahwa Mahalini tidak ingin keputusannya meninggalkan salah satu platform berkembang menjadi polemik baru. Fokus klarifikasinya adalah menjelaskan bahwa akun tersebut sudah lama tidak dipakai dan dirinya memang merasa lebih baik menjauh dari ruang yang dianggap tidak sesuai dengan kenyamanannya. Ia juga tidak menjadikan klarifikasi tersebut sebagai ruang untuk menyerang pengguna Threads atau membalas satu per satu komentar yang sebelumnya muncul. Sebaliknya, Mahalini lebih banyak menjelaskan alasan personal di balik keputusan yang telah diambilnya.

Peristiwa tersebut kembali memperlihatkan bagaimana aktivitas sederhana seorang figur publik di media sosial dapat dengan cepat berkembang menjadi pembicaraan luas. Unggahan foto, pemilihan keterangan, hingga keputusan menonaktifkan sebuah akun dapat memunculkan berbagai interpretasi ketika dilakukan oleh seseorang yang memiliki banyak pengikut. Dalam kasus Mahalini, hilangnya akun Threads sempat dianggap sebagai respons langsung terhadap kritik sebelum dirinya memberikan klarifikasi. Pada saat yang sama, respons publik juga tidak sepenuhnya berada pada satu sisi karena sebagian pengguna justru membela hak Mahalini untuk mengunggah konten sesuai keinginannya. Perbedaan pandangan tersebut membuat perdebatan mengenai “Princess Nana” berkembang melampaui isi unggahan awal. Klarifikasi Mahalini kemudian menjadi penjelasan langsung yang memberikan konteks lebih lengkap terhadap keputusan menghapus akun tersebut.

Mahalini sendiri masih memiliki media sosial lain yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan penggemar dan menyampaikan aktivitasnya. Klarifikasi mengenai Threads bahkan disampaikan melalui Instagram Story, menunjukkan bahwa dirinya tidak sepenuhnya menjauh dari media sosial. Keputusannya lebih spesifik pada platform yang menurut pengakuannya sudah tidak digunakan selama bertahun-tahun dan tidak memberikan pengalaman yang membuatnya ingin kembali aktif. Hal tersebut juga menjelaskan mengapa ia tidak melihat penghapusan Threads sebagai keputusan besar yang membutuhkan perdebatan panjang. Mahalini pada dasarnya memilih memusatkan aktivitas pada ruang digital yang masih ingin digunakannya. Publik pun diminta tidak mengembangkan spekulasi berlebihan mengenai keputusan tersebut setelah alasan yang mendasarinya telah disampaikan secara langsung.

Klarifikasi Mahalini akhirnya menempatkan persoalan hilangnya akun Threads dalam konteks yang lebih jelas dibandingkan spekulasi yang berkembang sebelumnya. Ia mengakui pandangannya bahwa platform tersebut memiliki banyak percakapan yang dianggap negatif dan menyudutkan, tetapi pada saat bersamaan menegaskan bahwa dirinya memang sudah tidak aktif sejak sekitar 2023. Dengan demikian, penghapusan akun tidak dijelaskan sebagai akibat dari satu komentar atau satu unggahan tertentu saja. Mahalini memilih menghindari ruang media sosial yang tidak lagi digunakan sekaligus dinilai kurang nyaman bagi dirinya. Ia juga meminta masyarakat tetap santai dan tidak menjadikan keputusan tersebut sebagai polemik berkepanjangan. Setelah memberikan penjelasan tersebut, Mahalini tampaknya ingin menutup spekulasi mengenai alasan dirinya meninggalkan Threads dan melanjutkan aktivitas melalui platform lain yang masih digunakannya.