Tangerang Selatan, 9 Oktober 2026 – Seorang mahasiswa dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Peristiwa tersebut terjadi ketika korban bersama sejumlah rekannya tengah membuat konten untuk memenuhi tugas perkuliahan. Aktivitas pengambilan gambar dilakukan di sekitar jalur kereta yang masih aktif sehingga memiliki risiko keselamatan tinggi. Korban diduga tidak menyadari keberadaan kereta yang melintas hingga kecelakaan tidak dapat dihindari. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan awal, korban datang ke sekitar lokasi bersama teman-temannya untuk mengerjakan tugas kuliah yang membutuhkan pembuatan konten video. Mereka melakukan proses pengambilan gambar di kawasan yang berdekatan dengan rel kereta api. Ketika kegiatan berlangsung, sebuah KRL melintas di jalur tersebut dan korban berada dalam posisi yang membahayakan. Rekan-rekan korban sempat mengetahui adanya kereta yang mendekat, tetapi jarak yang semakin dekat membuat kecelakaan sulit dicegah. Korban kemudian tertabrak dan mengalami luka berat.
Petugas yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan. Area sekitar titik kejadian diamankan agar proses evakuasi dapat berlangsung tanpa mengganggu keselamatan pengguna jalur lainnya. Korban selanjutnya dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan sesuai prosedur. Aparat juga meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk teman-teman yang berada bersama korban ketika kejadian berlangsung. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan secara rinci kronologi sebelum kecelakaan terjadi.
Peristiwa tersebut menjadi pukulan bagi rekan-rekan korban yang sebelumnya bersama-sama mengerjakan tugas perkuliahan. Kegiatan yang awalnya ditujukan untuk menghasilkan materi tugas berakhir dengan kecelakaan fatal. Aparat masih mendalami posisi korban ketika kereta melintas serta aktivitas yang dilakukan beberapa saat sebelum kejadian. Keterangan para saksi dan kondisi di lokasi menjadi bagian penting dalam penyelidikan. Petugas juga perlu memastikan apakah terdapat faktor lain yang turut memengaruhi terjadinya kecelakaan.
Jalur kereta api merupakan kawasan dengan tingkat risiko tinggi dan tidak diperuntukkan sebagai lokasi aktivitas masyarakat tanpa pengamanan. Kereta yang sedang melaju membutuhkan jarak cukup panjang untuk berhenti sehingga masinis memiliki keterbatasan ketika menemukan orang atau benda secara mendadak di jalur. Kecepatan kereta serta keterbatasan ruang untuk menghindar membuat keberadaan seseorang terlalu dekat dengan rel sangat berbahaya. Karena itu, masyarakat diminta tidak menggunakan jalur aktif sebagai lokasi pembuatan video maupun foto. Pertimbangan visual tidak boleh mengesampingkan aspek keselamatan.
Kecelakaan tersebut juga menjadi pengingat bagi mahasiswa dan pembuat konten untuk melakukan penilaian risiko sebelum menentukan lokasi pengambilan gambar. Tugas kuliah yang membutuhkan produksi video sebaiknya dikerjakan di tempat yang aman dan memiliki izin apabila berada di fasilitas dengan risiko khusus. Lokasi alternatif dapat dipilih apabila konsep awal mengharuskan seseorang berada terlalu dekat dengan jalur transportasi aktif. Kampus dan pengajar juga dapat mengingatkan mahasiswa mengenai keselamatan ketika memberikan tugas produksi lapangan. Langkah pencegahan sederhana dapat menghindarkan peserta dari risiko yang tidak diperlukan.
Masyarakat yang berada di sekitar perlintasan maupun jalur kereta juga diminta selalu mematuhi batas keselamatan. Penggunaan earphone, fokus pada kamera atau telepon seluler, serta aktivitas lain yang mengurangi kewaspadaan dapat meningkatkan risiko ketika berada di dekat jalur. Suara kereta tidak selalu dapat menjadi satu-satunya patokan untuk mengetahui jarak kendaraan yang mendekat. Karena itu, menjauh dari area rel aktif merupakan tindakan paling aman. Jalur kereta seharusnya tidak digunakan untuk kegiatan fotografi, pembuatan video, maupun aktivitas lain di luar kepentingan operasional.
Kasus mahasiswa yang meninggal saat membuat konten tugas kuliah di Ciputat meninggalkan duka sekaligus menjadi peringatan mengenai pentingnya keselamatan dalam kegiatan produksi konten. Penyelidikan masih diperlukan untuk memastikan kronologi lengkap dan faktor yang menyebabkan korban berada di area berbahaya ketika KRL melintas. Aparat akan mengandalkan keterangan saksi serta pemeriksaan lokasi untuk melengkapi informasi mengenai kejadian tersebut. Masyarakat diharapkan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur kereta aktif. Keselamatan harus selalu menjadi pertimbangan utama sebelum menentukan lokasi untuk keperluan tugas, fotografi, maupun pembuatan konten.