Jakarta, 30 September 2026 – Kylian Mbappe berpeluang kembali tersedia ketika Real Madrid menghadapi Villarreal dalam lanjutan La Liga di Santiago Bernabeu pada 10 Oktober 2026. Namun, kondisi penyerang Prancis tersebut membuat opsi memulainya dari bangku cadangan menjadi pertimbangan masuk akal bagi Jose Mourinho. Mbappe baru mengalami hiperekstensi pada kapsul posterior lutut kirinya ketika memperkuat Prancis melawan Turki pada UEFA Nations League. Pemeriksaan Real Madrid memastikan cedera tersebut tidak memerlukan operasi, tetapi sang pemain tetap membutuhkan periode pemulihan sebelum kembali bermain. Perkembangan positif membuat peluangnya masuk skuad menghadapi Villarreal cukup terbuka.
Masalah pada lutut terjadi setelah Mbappe mencetak gol kemenangan Prancis atas Turki pada 25 September. Ia sempat mencoba melanjutkan pertandingan setelah mendapatkan perawatan, tetapi rasa sakit membuatnya akhirnya ditarik keluar pada menit ke-58. Keputusan berhenti bermain dinilai penting karena memaksakan kondisi tersebut berpotensi membuat masalah lutut berkembang menjadi cedera yang jauh lebih serius. Mbappe kemudian meninggalkan skuad Prancis dan kembali ke Madrid untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Setelah mengetahui tingkat cederanya, ia langsung memulai program pemulihan di Valdebebas.
Perkiraan awal menyebut Mbappe membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 12 hari untuk pulih sehingga pertandingan menghadapi Villarreal berada tepat di sekitar periode kembalinya. Artinya, tersedia secara medis belum tentu membuat penyerang berusia 27 tahun tersebut siap memainkan pertandingan penuh dengan intensitas tinggi. Real Madrid dapat memilih memasukkannya ke bangku cadangan dan memberikan menit bermain secara bertahap apabila kondisinya memungkinkan. Skenario tampil selama 15 hingga 20 menit pada fase akhir pertandingan dapat membantu Mbappe mendapatkan kembali ritme kompetitif tanpa langsung menerima beban maksimal. Keputusan akhir tetap akan bergantung pada perkembangan lututnya menjelang pertandingan.
Real Madrid juga memiliki alasan kuat untuk tidak mengambil risiko karena jadwal setelah menghadapi Villarreal cukup padat. Los Blancos akan bertandang menghadapi Roma di Liga Champions pada 14 Oktober, kemudian menjalani pertandingan melawan Sevilla dan RB Leipzig sebelum bertemu Barcelona pada El Clasico tanggal 25 Oktober. Kehilangan Mbappe dalam periode tersebut berpotensi memberikan dampak lebih besar dibandingkan mengistirahatkannya pada satu pertandingan. Madrid karena itu perlu mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang ketika menentukan menit bermain sang penyerang. Memastikan Mbappe benar-benar pulih menjadi prioritas di tengah rangkaian pertandingan penting tersebut.
Mourinho masih mempunyai sejumlah pilihan apabila memutuskan tidak memasang Mbappe sejak menit pertama melawan Villarreal. Jude Bellingham dapat didorong lebih maju sebagai penyerang dengan kebebasan bergerak, sementara Arda Guler ditempatkan sebagai gelandang serang di belakangnya. Vinicius Junior tetap dapat beroperasi dari sisi kiri, sedangkan sektor kanan dapat dipercayakan kepada pemain seperti Yan Diomande atau Brahim Diaz. Alternatif lainnya adalah menggunakan penyerang muda seperti Espi atau memberikan kesempatan kepada Endrick. Kedalaman tersebut membuat Madrid tidak sepenuhnya bergantung kepada Mbappe untuk membangun lini serang.
Meski demikian, kehilangan Mbappe dari susunan utama tetap menjadi keputusan besar karena produktivitasnya sangat penting bagi Madrid. Ia telah menghasilkan delapan dari 20 gol yang dicetak Los Blancos musim ini dan menjadi pencetak gol terbanyak klub. Ketajaman tersebut membuat kehadirannya sangat dibutuhkan ketika menghadapi Villarreal yang berpotensi memberikan perlawanan ketat di Bernabeu. Namun, Mourinho harus menyeimbangkan kebutuhan mendapatkan hasil maksimal dengan risiko memperburuk kondisi pemain utamanya. Memainkan Mbappe sejak awal hanya akan menjadi pilihan ideal apabila tim medis memastikan lututnya mampu menerima beban pertandingan secara penuh.
Untuk sementara, Mbappe masih menjalani proses pemulihan bersama beberapa pemain Madrid lainnya di pusat latihan klub. Real Madrid secara resmi menyatakan sang penyerang melanjutkan program rehabilitasi ketika pemain yang tersedia menjalani latihan reguler pada awal pekan. Dengan waktu sekitar sepuluh hari sebelum menghadapi Villarreal, peluang Mbappe masuk skuad tetap terbuka apabila pemulihannya berlangsung sesuai rencana. Namun, menempatkannya di bangku cadangan dapat menjadi jalan tengah untuk mengembalikan ritme tanpa mengambil risiko berlebihan. Madrid membutuhkan Mbappe bukan hanya menghadapi Villarreal, tetapi juga dalam rangkaian pertandingan penting yang menunggu sepanjang Oktober.